H. Fathoni Kembali Serap Aspirasi, Kali Ini Mengunjungi SDN Karanggan 03, Untuk Menyoroti Kualitas dan Kebutuhan Meubelair Sekolah
BOGORUPDATE.INFO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karanggan 03, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Senin (12/06/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung realisasi bantuan mebelair yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada sekolah.
H. Achmad Fathoni menyampaikan bahwa SDN Karanggan 03 merupakan salah satu sekolah yang ia dorong untuk mendapatkan bantuan mebelair pada tahun anggaran 2025 lalu. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kualitas dan pemanfaatan bantuan tersebut.
“Kita mengunjungi SDN Karanggan 03 ini karena menjadi salah satu SD yang saya dorong untuk mendapatkan bantuan mebelair pada tahun anggaran 2025 kemarin. Kita ingin melihat langsung seperti apa kondisi mebelairnya,” ujar Fathoni.
Menurutnya, mebelair yang diberikan Pemkab Bogor kali ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai bahan meja dan kursi yang digunakan lebih kuat dan tahan lama.
“Meja dan kursinya beda bahannya, mungkin ini bisa lebih kuat. Kalau yang dulu ada serabutnya, kalau yang sekarang tidak, seperti besi. Jadi mudah-mudahan lebih awet,” jelasnya.
Fathoni juga mengingat kembali kunjungannya ke sekolah tersebut pada November lalu, di mana kondisi mebelair saat itu sangat memprihatinkan dan banyak yang rusak. Ia bersyukur bantuan tersebut kini sudah terealisasi meski belum seluruhnya.
“Waktu saya ke sini bulan November, kondisinya memang luar biasa memprihatinkan. Alhamdulillah sekarang sudah terealisasi. Dari sekitar 20 sekolah yang dijanjikan, baru 15 sekolah yang sudah terealisasi,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SDN Karanggan 03 Sherly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada sekolahnya.
“Saya mengucapkan terima kasih karena sudah membantu SDN Karanggan 03 sehingga mendapatkan bantuan mebelair,” ucapnya.
Sherly menjelaskan bahwa bantuan yang diterima sekolah meliputi meja dan kursi siswa, meja dan kursi guru, lemari, serta papan tulis. Namun demikian, secara keseluruhan sekolah masih mengalami kekurangan mebelair.
“Kami masih kekurangan mebelair untuk sekitar empat kelas. Alhamdulillah saat ini baru mendapat bantuan untuk satu kelas, sehingga masih kekurangan tiga kelas lagi,” jelasnya.
Selain keterbatasan mebelair, kata Sherly, SDN Karanggan 03 juga menghadapi kekurangan ruang kelas. Kondisi tersebut membuat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dilakukan dengan sistem dua rombongan belajar (rombel).
“Setiap tahun jumlah peserta didik terus bertambah, sementara ruang kelas kami terbatas. Itu sebabnya kami masih kekurangan ruang kelas,” pungkasnya.